Dua anggota Komisi Polisi Nasional (Kompolnas), Kamis (31/10/2013) wawancarai anak buah Hercules dan tim pemburu preman di Mapolres Jakarta Barat.Komisioner Kompolnas yang mendatangi Mapolres Jakarta Barat adalah Hamidah Abdurahman dan Edi Syahputra Hasibuan. Mereka disambut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Moh Fadil Imran dan sejumlah jajaran terkait.Menurut Hamidah, pihaknya mendukung upaya Polres Jakarta Barat memberantas aksi preman. Dia menyarankan agar upaya Polres tersebut dapat dicontoh oleh polres-polres lain dalam membersihkan aksi-aksi premanisme.Kedua anggota Kompolnas ini juga sempat tanya jawab dengan anggota tim pemburu preman, yang dilengkapi senjata. Dan juga Boby, tangan kanan Hercules.Sebagai mana diberitakan, Boby,40, tangan kanan Hercules, dibekuk Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Karawang, Jawa Barat, Rabu (27/10) sore kemarin dibawa ke Mapolres Jakarta Barat, untuk pemeriksaan lebih mendalam.Pria yang dijuluki Agus (agak gundul sedikit) itu saat ditangkap mengenakan kaos dan celana pendek warna putih. “Saya sehat-sehat saja,” kata Boby yang dikawal anggota Tim Pemburu Preman dipimpin Kasubnit Jatanras Iptu Eko Barmula SH.Tersangka Boby diduga menyimpan enam senjata api, ditangkap di satu kamar hotel di Karawang. Sebelumnya tersangka sempat berpindah-pindah ke daerah terpencil yang jauh dari keramaian.
Read More..
Kamis, 31 Oktober 2013
Rabu, 30 Oktober 2013
Ditangkap di Karawang, Boby Pelaku Pemerasan dan Premanisme di Cengkaraeng di Gelandang Ke Polres Metro Jakarta Barat
Boby,40, tangan kanan Hercules yang dibekuk Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (30/10) sore baru tiba di Mapolres.Pria yang dijuluki Agus (agak gundul sedikit) itu saat ditangkap mengenakan kaos dan celana pendek warna putih.“Saya sehat-sehat saja,” kata Boby yang dikawal anggota Tim Pemburu Preman dipimpin Kasubnit Jatanras Iptu Eko Barmula SH.Tersangka Boby menyimpan enam senjata api saat ditangkap yang disimpan di salah satu kamar hotel di Karawang, Jawa Barat. Sebelumnya sempat berpindah-pindah ke daerah terpencil yang jauh dari keramaian, Boby ( 40 ) ini adalah otak dari pelaku pemerasan dan Premanisme di Cengkareng Jakarta Barat.
Read More..
Selasa, 29 Oktober 2013
Penghuni Panti Sosial Gorok Leher Sendiri di Tanjung Duren Jakarta Barat
Wanita penghuni Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 di Jalan Karya Raya, Jelambar, Jakarta Barat, Senin (28/10) siang, bunuh diri. Ia menggorok lehernya sendiri di kamar mandi.Ajeng, 30, mengalami luka di leher sebelah kanan. Dalam kondisi kritis, wanita bertubuh kurus dengan rambut cepak itu dilarikan ke RS Royal Taruma Grogol. Namun dalam pertolongan tim medis, Ajeng yang tak diketahui asal usulnya itu meninggal dunia. Kasusnya ditangani Polsek Tanjung Duren.Menurut Tuti, petugas panti, menduga korban menggorok lehernya sendiri. Sekeluar dari kamar mandi, Ajeng menjerit kesakitan dengan leher berdarah hingga akhirnya ambruk “Saya tidak tahu ia mendapat pisau dari mana,” kata Tuti.Mendapat laporan, petugas Polsek Tanjung Duren yang datang ke tempat kejadian dipimpin Kanit Reskrim AKP H.Khoiri SH menemukan senjata tajam. Pisau itu sehari-hari digunakan untuk membuka tutup galon air mineral. Sudah 4 bulan Korban berada menjadi binaan panti sosial sejak 4 bulan lalu. “Ia diduga mengalami depresi dan ditemukan petugas di jalanan. Petugas yang membawanya ke panti ini,” ungkap Tuti.Saat baru datang, sambungnya, Ajeng bicara tak jelas. “Sampai sekarang masih sering bicara ngawur. Saat kami tanya namanya, ia menyebut Ajeng. Jadi nama itu yang kami pakai,” katanya. “Kami yakin ia melukai dirinya sendiri, buka dianiaya orang lain.”
Read More..
Senin, 28 Oktober 2013
Polres Metro Jakarta Barat Kembali Meringkus Puluhan Preman Cengkareng
Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat menangkap 30 preman, yang menurut dugaan polisi merupakan anak buah Hercules. Mereka ditangkap di Jalan Sayur Pertamina RT 06/07, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu 27 Oktober 2013.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi, mengatakan bahwa polisi telah mengamankan 30 orang preman yang diduga anak buah Hercules, lantaran sering berbuat onar di Jalan Sayur Pertamina RT 06/07, Kapuk, Cengkareng."Dalam penangkapan tadi kami juga mendapatkan beberapa barang terlarang, empat buah senjata tajam, satu pistol rakitan, dan satu ketapel, di rumah tempat tinggal kelompok .AKBP Hengki menambahkan, saat ini pihaknya masih memeriksa 30 orang yang berhasil diamankan di lokasi tersebut.
"Intinya segala bentuk premanisme harus nol di Jakarta Barat. Untuk warga jangan takut melapor, kami siap melindungi," tegas Kasat Reskrim.Penangkapan terhadap 30 preman itu terjadi setelah ada laporan masyarakat yang merasa terganggu.Para preman, kata AKBP Hengky, dilaporkan meminta iuran wajib kepada warga yang akan melakukan kerja bakti di wilayah tempat tinggal mereka. Selama ini para preman itu juga sering mewajibkan warga yang tidak mengikuti Siskamling untuk membayar uang sebesar Rp50.000 sampai Rp100.000.Selama ini, lanjut AKBP Hengky, para warga takut melaporkan aksi tersebut kepada pihak kepolisian lantaran jumlah preman yang banyak. Dan kemarin akhirnya warga memberanikan diri melapor ke kepolisian dan segera ditindak oleh Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat.
Read More..
Senin, 21 Oktober 2013
PENEMUAN BAYI DIDUGA BARU LAHIR
Humas Polsek Tambora, pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2013 jam : 06.30 Wib mendokumentasikan penemuan mayat bayi diduga baru lahir lengkap dengan ari ari berjenis kelamin perempuan, panjang sekitar 41 cm, berat 1600 Gram dalam keadaan hidup.
Menurut keterangan saksi Ibu SITI RUMIYATI selaku ketua Rt 02 Rw 02 Kel. Jembatan Besi, bayi tersebut diketahui oleh warga dan melaporkanya ke ketua rt 02, pada saat saksi melihat lokasi penemuan di dalam gang sekitar 50 meter dari jalan jembatan besi 1, posisi bayi berada diatas tutup peti yang terbuat dari kayu tergeletak dengan dibaluk kain kecil warna putih dililit ketubuhnya.
Karena Posisi bayi masih hidup selanjutnya ketua RT ibu SITI RUMIYATI bersama Kanit Patroli Iptu SIREGAR membawa bayi malang tersebut ke tempat persalinan bidan Komang di Jl. Rumah susun Angke Tambora Jakbar, setelah mendapat perawatan Selanjutnya dipindahkan kePuskesmas Cibubur dengan menggunakan kendaraan Patroli Polsek Tambora.
Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)




