PALMERAH – Barang bukti narkoba senilai Rp1,5 miliar disita dari 13 tersangka dimusnahkan oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, di halaman Polsek Palmerah, pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2014.
Barang bukti yang disita berupa shabu seberat 290 gram, daun ganja kering seberat 99,1 kilogran, 200 butir pil ekstasi, 200 butir lexotan dan alat serta bahan pembuat narkotika jenis shabu.
Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha , barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus selama bulan Januari – Februari 2014 sebanyak 12 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang.
“Para tersangka kami tangkap di sejumlah tempat berbeda,” kata kasat Narkoba yang saat pemusnahan narkotika dan barang berbahaya itu didampingi Kapolsek Palmerah Kompol Sukatma SH dan pihak Kejari Jakbar serta tokoh masyarakat.
Read More..
Jumat, 28 Februari 2014
Kamis, 13 Februari 2014
Polres Jakarta Barat Gencar Razia Tempat Hiburan
SLIPI (Pos Kota) – Tempat hiburan malam harus dikelola secara sehat dan bebas narkoba. Karena itu, polisi akan gencar melakukan razia di tempat-tempat dugem guna mengeliminasi tempat tersebut sebagai pasar empuk peredaran narkoba.Dalam sepekan terakhir, misalnya, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, melancarkan operasi di sejumlah tempat hiburan. Hasilnya, 19 pecandu narkoba, terdiri dari 11 laki-laki dan delapan perempuan diciduk.Polisi juga menyita barang bukti sebanyak 443 butir ekstasi, tujuh paket shabu seberat 163,65 gram, lima timbangan dan satu cangklong. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Drs Muhammad Fadil Imran M.Si, menegaskan, operasi di tempat hiburan akan digelar rutin.
MENGUBAH PARADIGMA
Menurut perwira menengah Polri itu, operasi yang digelar tidak harus membuahkan hasil. Sebab, tujuannya agar terjadi perubahan paradigma soal tempat hiburan, yakni dari sarang narkoba menjadi tempat yang sehat dan bebas narkoba. “Ke depan, tempat hiburan dapat menyajikan hiburan sehat tanpa narkoba,” kata Fadil didampingi Kasat Narkoba AKBP Gembong Yudha, Rabu (12/2) siang.Tempat hiburan, kata Kapolres, selama ini identik dengan narkoba. Tempat hiburan akhirnya menjadi pasar sindikat narkoba yang nantinya akan dieliminasi.”Kita harapkan suplai narkoba bisa dikurangi.” Pengusaha silahkan berbisnis namun tidak menjadi pendorong tumbuhnya narkotika sebab itu sudah jadi prioritas kami,” kata Kapolres seraya menyebutkan Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, telah sekapat menutup tempat hubiran apabila menyediakan narkoba.
Read More..
Selasa, 10 Desember 2013
12 Rumah di Tambora Terbakar
TAMBORA – Rumah Ketua RT bersama 11 tempat tinggal warganya terbakar di Jalan Kramat Jalan. RT 04/09 Kel Tanah Sereal, Kec. Tambora , Jakarta Barat, Selasa (10/12) pagi. Kebakaran itu diduga akibat hubungan arus listrik.Kebakaran terjadi Pk 05;30, berawal dari rumah Ketua RT bernama Ahmad, 60. Warga berteriak memberitahu Pak RT bahwa di atap rumahnya terlihat kobaran api.Ahmad dan keluarganyta menghambur dari rumahnya. Saat itu sejumlah warganya berupaya memadamkan kobaran api tetapi tak berhasil. Bahkan api terus membesar dan menjalar ke rumah lainnya.Tak lama berselang, 20 unit mobil pemadam datang ke lokasi. Pihak pemadam kebakaran mengerahkan begitu banyak armadanya karena lokasi terdapat di permukiman padat penduduk.Mobil pemadam juga kesulitan masuk sebab banyak warung di atas saluran air menjorok ke jalanan.Kapolsek Tambora Kompol Dedy Tabrani Sik, Msi mengatakan kobaran api baru dapat dipadamkan sekitar Pk 07:00.”Sekarang tinggal pendinginan dan asal kebakaran dari rumah Pak RT. Data terakhir ada 12 rumah yang terbakar selasa pagi. Ahmad yang dikenal sebagai Pak RT mengatakan diduga kebakaran terjadi akibat adanya kabel listrik terkelupas yang diperkirakan digigit tikus. Untuk sementara dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.
Read More..
Kamis, 21 November 2013
Sempat Tertunda, Hercules Dipindahkan ke LP Cipinang Siang tadi Oleh Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
Setelah sebelumnya sempat tertunda, pelimpahan tahap dua tersangka Hercules Rozario Marshal akhirnya dilakukan siang tadi. Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) ini selanjutnya akan dipindahkan ke LP Cipinang, Jakarta Timur.Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi, SIK saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut."Iya siang tadi sekitar pukul 10.00 WIB pelimpahan tahap dua-nya," ujar AKBP Hengki Haryadi, Kamis (21/11/2013).AKBP Hengki mengatakan, pelimpahan tahap dua tersangka berikut barang bukti dilakukan di depan Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, tempat di mana Hercules menjalani penahanan selama proses penyidikan di kepolisian.Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat selanjutnya akan memindahkan penahanan Hercules, di LP Cipinang.AKBP Hengki melanjutkan, pihaknya menyiapkan sekitar 40 personel gabungan Reskrim Polres Jakarta Barat, Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, untuk mengawal proses pemindahan Hercules ke LP Cipinang.Proses pelimpahan tahap dua Hercules yang sebelumnya dijadwalkan pada Senin 18 November 2013 lalu, dibatalkan oleh pihak kejaksaan.Setelah bebas dari tahanan dan menjalani vonis 6 bulan penjara, pada tanggal 3 Agustus 2013 lalu, Hercules ditangkap kembali di depan tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Hercules ditangkap untuk yang kedua kalinya atas kasus yang sama dengan kasus sebelumnya yakni tindak pidana pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Read More..
Rabu, 20 November 2013
Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Ungkap Pelaku Penculikan Warga Negara China
Slipi – Lima anggota komplotan penculik warga negara asing (WNA) dibekuk Anggota Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (20/11). Dari kelima pelaku, tiga orang terpaksa ditembak lantaran mencoba melakukan perlawanan saat disergap.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP HENGKY HARYADI, SIK mengatakan, ketiga pelaku yang ditembak ,luka tembak di mata kaki serta SP, anggota Yonserna Trikora, menderita luka tembak di betis kanan. “Sementara Pendi, warga sipil, menderita luka tembak di kaki kanan,” ujarnya.Sementara dua pelaku lain yang menyerah usai melihat ketiga rekannya ambruk diterjang peluru, Rohani, 37, dan Budiman Ramdani, 33, yang bekerja sebagai satpam.Dijelaskan Kasat Reskrim, kelima pelaku terlibat dalam kasus penculikan seorang Warga Negara RRC.Zhon Zong Sun, 38 tahun. Korban yang seorang pengusaha limbah disergap para pelaku saat sedang duduk di depan kantornya di Pergudangan 21, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat sekitar pukul 17.00. “Kelima pelaku langsung menyergap korban dan membawanya menggunakan mobil jenis Nissan Livina silver,” katanya.Selanjutnya pelaku menghubungi rekan korban melalui telepon dan meminta agar disiapkan uang sebesar Rp500 juta sebagai tebusan. “Setelah negosiasi, disepakati uang tebusan turun menjadi Rp150 juta. Transaksi dilakukan pada Selasa (19/11) sore,” kata Kasat Reskrim. Dua pelaku yang bertugas sebagai kurir, Budiman dan Rohani dikirim untuk mengambil uang tebusan. Namun keduanya langsung dibekuk polisi yang sudah dihubungi sebelumnya oleh korban. “Dari kedua pelaku ini dilakukan pengembangan. Selanjutnya berdasarkan keterangan kedua pelaku yang ditangkap, petugas bergerak menuju lokasi penyekapan korban di Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang pada Rabu (20/11) sekitar pukul 15.30. “Saat penyergapan, ketiga pelaku lain melakukan perlawanan sehingga masing-masing diberi tindakan tegas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Dari pengungkapan kasus tersebut disita sejumlah barang bukti berupa 2 senjata api, uang Rp21 juta, KTA TNI , sangkur , tali, HT, dan borgol.
Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)



