Telah terjadi perampokan pada tanggal 30 Juni 2011 sekitar pukul 11.30 Wib di Bank Danamon JL. Latumenten Tambora jakarta Barat pelaku berjumlah 4 orang, pelaku masuk ke dalam Bank dan langsung menodongkan senjata api,kemudian pelaku mengikat serta melakban mata dan mulut para pegawai Bank kemudian pelaku mengambil uang yang ada di Brankkas yang berjumlah Rp.40jt, kasus ini di tangani oleh Polsek Tambora dan Polres Metro Jakarta Barat sementara pelaku masih dalam penyelidikan.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 Juli 2011
Bank Danamon Tambora di rampok, 40 juta raib
Sabtu, 30 April 2011
Peringatan hari buruh 1 Mei 2011
1 Mei dikenal dengan Mayday adalah merupakan peringatan hari buruh yang selalu diperingati dengan penyampaian pendapat dimuka umum yang sering dikenal dengan istilah Demonstrasi, beberapa rencana dalam memperingati hari buruh diantaranya adalah di Istana Presiden, di Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas dan terutama di Kantor Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Menyikapi hal tersebut, Polri khususnya Polda Metro Jaya menetapkan Siaga Satu yang di ungkapan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Jumat (29/4). ”Pengamanan untuk peringatan Hari Buruh berstatus siaga satu bagi Polda Metro Jaya dan Polda Metro Jaya menyiagakan personel Polri dari 7.000 hingga 10.000 dalam melayani dan mengamankan massa yang memperingati Hari Buruh.
Read More..
Menyikapi hal tersebut, Polri khususnya Polda Metro Jaya menetapkan Siaga Satu yang di ungkapan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Jumat (29/4). ”Pengamanan untuk peringatan Hari Buruh berstatus siaga satu bagi Polda Metro Jaya dan Polda Metro Jaya menyiagakan personel Polri dari 7.000 hingga 10.000 dalam melayani dan mengamankan massa yang memperingati Hari Buruh.
Read More..
Senin, 18 April 2011
serangan Ulat Bulu
Fenomena serangan ulat bulu memang menggemparkan di sejumlah kota Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan kini mulai merambah di wilayah Jakarta Barat. Perbedaannya adalah, jenis ulat bulu di Jakarta berbeda dengan wabah ulat bulu yang terdapat di Probolinggo, Jawa Timur
Serangan Ulat bulu terdapat empat wilayah di Jakarta Barat yang antara lain adalah Jalan Cemara Duri Kosambi RT 4 RW 8, Jalan Kamal Raya di Cengkareng Timur, Pasar Puri Kembangan dan depan Kantor Pajak Cengkareng, dari keempat wilayah tersebut yang sudah berhasil ditangani adalah Jalan Kamal dan Duri Kosambi, dan selebihnya akan ditangani esok hari. Namun perlu diketahui bahwa ulat bulu di wilayah Tanjung Duren sudah ada sejak Tahun 2007, namun dikarenakan ada beberapa wilayah terserang Ulat Bulu maka kekhawatiran terjadinya serangan ulat bulu merambah kemasyaraka, untuk mengantisipasi hal tersebut, pemda DKI telah mempersiapkan Tim Pembasmi yang diberi nama Brigade Proteksi Tanaman. Yang mempunyai tugas di lima wilayah DKI Jakarta untuk melindungi pohon dari berbagai penyakit dan hama tanaman, termasuk ulat bulu.
Menyikapi hal tersebut, dihimbau agar masyarakat tidak panic seperti yang dikatakan Kepala Bidang Pertanian Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) Provinsi DKI, Ir Mardalena, Sebab, jenis ulat bulu yang ditemukan di Jakarta berbeda dengan ulat bulu yang terdapat di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Read More..
Serangan Ulat bulu terdapat empat wilayah di Jakarta Barat yang antara lain adalah Jalan Cemara Duri Kosambi RT 4 RW 8, Jalan Kamal Raya di Cengkareng Timur, Pasar Puri Kembangan dan depan Kantor Pajak Cengkareng, dari keempat wilayah tersebut yang sudah berhasil ditangani adalah Jalan Kamal dan Duri Kosambi, dan selebihnya akan ditangani esok hari. Namun perlu diketahui bahwa ulat bulu di wilayah Tanjung Duren sudah ada sejak Tahun 2007, namun dikarenakan ada beberapa wilayah terserang Ulat Bulu maka kekhawatiran terjadinya serangan ulat bulu merambah kemasyaraka, untuk mengantisipasi hal tersebut, pemda DKI telah mempersiapkan Tim Pembasmi yang diberi nama Brigade Proteksi Tanaman. Yang mempunyai tugas di lima wilayah DKI Jakarta untuk melindungi pohon dari berbagai penyakit dan hama tanaman, termasuk ulat bulu.
Menyikapi hal tersebut, dihimbau agar masyarakat tidak panic seperti yang dikatakan Kepala Bidang Pertanian Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) Provinsi DKI, Ir Mardalena, Sebab, jenis ulat bulu yang ditemukan di Jakarta berbeda dengan ulat bulu yang terdapat di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Read More..
Sabtu, 22 Januari 2011
Pohon Tumbang Bikin Palmerah Tersendat
Terjadi insiden di arah Pajompongan tepatnya sebelum perlintasan Kereta Api Pejompongan, ada sebuah pohon tumbang. Arus lalu lintas yang dari arah Stasiun Palmerah menjadi tersendat, Sabtu (02/10/10).
Arus lalu lintas di daerah tersebut hingga pukul 15.48 WIB, masih terlihat padat. Hal ini disebabakan karena posisi pohon tersebut menghalangi jalan, sehingga hanya satu jalur saja yang bisa dilintasi.
Hingga laporan ini diturunkan, petugas sudah berada di lokasi dan akan segera melakukan penanganan terhadap pohon tersebut. Diharapkan bagi para pengendara agar tetap bersabar, dan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas
sumber:http://humaspoldametrojaya.blogspot.com/2010/10/pohon-tumbang-picu-kemacetan-dari-joglo.html Read More..
Arus lalu lintas di daerah tersebut hingga pukul 15.48 WIB, masih terlihat padat. Hal ini disebabakan karena posisi pohon tersebut menghalangi jalan, sehingga hanya satu jalur saja yang bisa dilintasi.
Hingga laporan ini diturunkan, petugas sudah berada di lokasi dan akan segera melakukan penanganan terhadap pohon tersebut. Diharapkan bagi para pengendara agar tetap bersabar, dan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas
sumber:http://humaspoldametrojaya.blogspot.com/2010/10/pohon-tumbang-picu-kemacetan-dari-joglo.html Read More..
Minggu, 02 Januari 2011
Pembobolan ATM di Jakarta Barat
Pembobolan ATM sudah terbiasa terdengar di telinga, Pengamanan demi pengamanan telah di upayakan sedemikian rupa. namun seberapapun ketatnya masih terdapat celah bagi pencuri untuk memanfaatkan situasi demi melaksanakan aksinya. seperti halnya yang terjadi di Jalan Panjang. sebuah mini market yang didalamnya terdapat ATM telah dibobol pada saat para petugas konsentrasi mengamankan Malam Tahun Baru dan masih berjalannya Operasi Lilin Jaya 2010. pencurian dengan membobol mesin ATM Bank BNI tepatnya di perbelanjaan mini market Alfa Midi yang beralamat di Jalan Panjang wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. hingga saat ini petugas telah mengumpulkan saksi dan dari beberapa keterangan saksi mengataka bahwa pembobolan ATM tersebut diperkirakan pada hari minggu tanggal 2 Januari 2011 yang diketahui oleh karyawan pada pagi harinya saat membuka minimarket tersebut.
dan saat ini Kasus tersebut sedang ditangani oleh Polsek Kebon Jeruk dan Polres Metro Jakarta Barat. Read More..
dan saat ini Kasus tersebut sedang ditangani oleh Polsek Kebon Jeruk dan Polres Metro Jakarta Barat. Read More..
Jumat, 31 Desember 2010
Persiapan Pam Natal 2010 dan Tahun Baru 2011
Dalam rangka persiapan pengamanan Natal tahun 2010, Polres Metropolitan Jakarta Barat melaksanakan gelar pasukan yang dilaksanakan di Halaman Polres Metropolitan Jakarta Barat. Gelar pasukan ini dimaksudkan untuk persiapan akhir dan pengecekan kesiapan anggota Polri khususnya personel Polres Metropolitan Jakarta Barat dalam pengamanan Natal 2010 di wilayah hukum Polres Metropolitan Jakarta Barat. semua Gereja yang ada di wilayah Polres Metro Jakarta Barat akan di lakukan pengamanan secara Intensif guna meminimalisir segala gangguan yang dimungkinkan dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
beberapa rangkaian persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2010 telah dilakukan Rapat Koordinasi dengan Toga dan Tomas serta Instansi terkait yang didahului oleh Paparan persiapan Pengamanan Nayal dan Tahun Baru oleh Kabag Ops Polres Metropolitan Jakarta Barat. Rakoord tersebut di pimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, dari materi Paparan Kabag Ops tersebut dapat diambil beberapa materi pokok tentang gambaran situasi secara umum wilayah Polres Metropolitan Jakarta Barat, dan tidak seluruhnya Gereja melaksanakan Perayaan Natal, hal ini dapat dilihat dari jumlah yang melaksanakan adalah sekitar 189 Gereja dari 241 Gereja yang ada di wilayah hukum Polres Metropolitan Jakarta Barat dengan petugas pengamanan sebanyak 1.462 Personel. letak wilayah Jakarta Barat secara Geografis berada di 60.12 LS dan 106.48 BT dengan luas wilayah 12,781.97 Ha yang pada saat ini (tahun 2010) di huni oleh 1.563.542 Jiwa. sebelum pelaksanaan Ops Lilin Jaya 2010 telah didahului beberapa tahapan Operasi sebagai berikut :
Tahapan-tahapan operasi tersebut bertujuan bertujuan agar Terjaminnya keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat Jakarta khususnya Jakarta Barat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2011 yang meliputi kegiatan ibadah, mobilitas, angkutan manusia dan barang serta kegiatan lainnya yang menyertainya baik di terminal, pusat perbelanjaan, pertokoan, keramaian masyarakat dan tempat rekreasi / wisata yang dikunjungi oleh masyarakat umum.
Read More..
beberapa rangkaian persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2010 telah dilakukan Rapat Koordinasi dengan Toga dan Tomas serta Instansi terkait yang didahului oleh Paparan persiapan Pengamanan Nayal dan Tahun Baru oleh Kabag Ops Polres Metropolitan Jakarta Barat. Rakoord tersebut di pimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, dari materi Paparan Kabag Ops tersebut dapat diambil beberapa materi pokok tentang gambaran situasi secara umum wilayah Polres Metropolitan Jakarta Barat, dan tidak seluruhnya Gereja melaksanakan Perayaan Natal, hal ini dapat dilihat dari jumlah yang melaksanakan adalah sekitar 189 Gereja dari 241 Gereja yang ada di wilayah hukum Polres Metropolitan Jakarta Barat dengan petugas pengamanan sebanyak 1.462 Personel. letak wilayah Jakarta Barat secara Geografis berada di 60.12 LS dan 106.48 BT dengan luas wilayah 12,781.97 Ha yang pada saat ini (tahun 2010) di huni oleh 1.563.542 Jiwa. sebelum pelaksanaan Ops Lilin Jaya 2010 telah didahului beberapa tahapan Operasi sebagai berikut :
Tahapan-tahapan operasi tersebut bertujuan bertujuan agar Terjaminnya keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat Jakarta khususnya Jakarta Barat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2011 yang meliputi kegiatan ibadah, mobilitas, angkutan manusia dan barang serta kegiatan lainnya yang menyertainya baik di terminal, pusat perbelanjaan, pertokoan, keramaian masyarakat dan tempat rekreasi / wisata yang dikunjungi oleh masyarakat umum.
Read More..
Rabu, 29 Desember 2010
Dalam 2 Pekan Ungkap 128 Kasus Narkoba
Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat selama dua pekan berhasil mengungkap 128 kasus narkoba. Polisi mengamankan 144 tersangka terdiri dari 134 orang laki-laki dan 10 perempuan.
Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Yazid Fanani dalam Jumpa Pers pada Kamis,(09/12/2010) di Mapolres Metro Jakarta Barat.
"Ini merupakan hasil pengungkapan sejak 22 Oktober s/d 9 Desember 2010. Dari 128 kasus yang diungkap, terdiri dari 33 kasus ganja, 9 kasus heroin, 66 kasus shabu, 18 kasus ecstasy, dan kasus obat berbahaya dan psikotropika Golongan IV masing-masing 1 kasus," terang Kapolres.
Barang bukti yang berhasil disita berupa 16 kg ganja, 8,12 gram heroin, 117,25 gram shabu berikut bahan shabu seberat 6.944 gram, 1.032 butir ecstasy dan 78 gram bahan ecstasy, 20 butir psikotropika Gol. IV, 200 kg usus ayam berformalin, 1 jerigen isi cairan formalin, serta 72 botol miras.
"Jika dikonversi dengan rupiah, total mencapai 600 juta rupiah," ujar Kapolres.
Dengan pengungkapan kasus ini, kata Kapolres, jumlah korban manusia yang dapat terselamatkan diperkirakan mencapai 17.821 orang.
Pengungkapan kasus tersebut diantaranya adalah penangkapan tiga tersangka, SP, 45 tahun, RB, 24 tahun dan BM, 30 tahun, yang ditangkap di Room 809 Lantai V Diskotik Rajamas Jalan Hayam Wuruk, Taman sari, jakarta Barat pada tanggal 28 Nopember 2010.
Dari ketika tersangka disita barang bukti 257 butir ecstasy berbagai merk, 2 strip Happy Five, 4 paket kecil Ketamin dan 5 sachet yang isinya diduga dicampur narkotika jenis kopi merk Coffemix.
Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 111 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana seumur hidup dan pidana penjara paling singkat 5 tahun. Read More..
Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Yazid Fanani dalam Jumpa Pers pada Kamis,(09/12/2010) di Mapolres Metro Jakarta Barat.
"Ini merupakan hasil pengungkapan sejak 22 Oktober s/d 9 Desember 2010. Dari 128 kasus yang diungkap, terdiri dari 33 kasus ganja, 9 kasus heroin, 66 kasus shabu, 18 kasus ecstasy, dan kasus obat berbahaya dan psikotropika Golongan IV masing-masing 1 kasus," terang Kapolres.
Barang bukti yang berhasil disita berupa 16 kg ganja, 8,12 gram heroin, 117,25 gram shabu berikut bahan shabu seberat 6.944 gram, 1.032 butir ecstasy dan 78 gram bahan ecstasy, 20 butir psikotropika Gol. IV, 200 kg usus ayam berformalin, 1 jerigen isi cairan formalin, serta 72 botol miras.
"Jika dikonversi dengan rupiah, total mencapai 600 juta rupiah," ujar Kapolres.
Dengan pengungkapan kasus ini, kata Kapolres, jumlah korban manusia yang dapat terselamatkan diperkirakan mencapai 17.821 orang.
Pengungkapan kasus tersebut diantaranya adalah penangkapan tiga tersangka, SP, 45 tahun, RB, 24 tahun dan BM, 30 tahun, yang ditangkap di Room 809 Lantai V Diskotik Rajamas Jalan Hayam Wuruk, Taman sari, jakarta Barat pada tanggal 28 Nopember 2010.
Dari ketika tersangka disita barang bukti 257 butir ecstasy berbagai merk, 2 strip Happy Five, 4 paket kecil Ketamin dan 5 sachet yang isinya diduga dicampur narkotika jenis kopi merk Coffemix.
Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 111 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana seumur hidup dan pidana penjara paling singkat 5 tahun. Read More..
Tengkorak Manusia di Bank Mega Tamansari Ternyata Sudah Berumur Ratusan Tahun
Kepala Polsek Metro Tamansari, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Supriyadi menyatakan bahwa dua tengkorak manusia yang ditemukan di Gedung bank Mega Jalan Pintu Besar Utara No. 31 - 33 Jakarta Barat telah berumur ratusan tahun. Tengkorak dari dua jasad manusia itu ditemukan saat pemakai gedung hendak menggali septictank baru, pekan lalu.
“Dari hasil autopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) diketahui bahwa tengkorak telah berumur ratusan tahun,” kata Supriyadi. Karenanya ia menduga kedua tengkorak berasal dari zaman penjajahan. “Jadi bukan korban pembunuhan,” ujarnya.
Supriyadi mengaku saat ini kedua tengkorak masih berada dalam pengawasan pihak RSCM. “Tapi tidak tahu apa disimpan atau dikuburkan,” ujarnya.
Kedua tengkorak di Gedung Bank Mega tersebut ditemukan pada Minggu (12/12/2010), sekira pukul 13.00 WIB pekan lalu oleh dua penggali tanah masing-masing bernama Iso, 40 tahun dan Jana, 32 tahun. Keduanya diminta pemilik gedung untuk membuat septictank baru.
Ketika sedang menggali sedalam 130 cm, mendadak cangkul yang digunakan mengenai benda keras yang belakangan diketahui adalah dua tengkorak manusia. Satu tengkorak dalam keadaan utuh, sementara satu lagi sudah tidak utuh.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Taman Sari. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi korban. Untuk keperluan penyelidikan, tengkorak tersebut selanjutnya dikirim ke RSCM. Read More..
“Dari hasil autopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) diketahui bahwa tengkorak telah berumur ratusan tahun,” kata Supriyadi. Karenanya ia menduga kedua tengkorak berasal dari zaman penjajahan. “Jadi bukan korban pembunuhan,” ujarnya.
Supriyadi mengaku saat ini kedua tengkorak masih berada dalam pengawasan pihak RSCM. “Tapi tidak tahu apa disimpan atau dikuburkan,” ujarnya.
Kedua tengkorak di Gedung Bank Mega tersebut ditemukan pada Minggu (12/12/2010), sekira pukul 13.00 WIB pekan lalu oleh dua penggali tanah masing-masing bernama Iso, 40 tahun dan Jana, 32 tahun. Keduanya diminta pemilik gedung untuk membuat septictank baru.
Ketika sedang menggali sedalam 130 cm, mendadak cangkul yang digunakan mengenai benda keras yang belakangan diketahui adalah dua tengkorak manusia. Satu tengkorak dalam keadaan utuh, sementara satu lagi sudah tidak utuh.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Taman Sari. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi korban. Untuk keperluan penyelidikan, tengkorak tersebut selanjutnya dikirim ke RSCM. Read More..
Dua Tengkorak Manusia ditemukan di Gedunk Bank Mega Tamansari
Petugas Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat masih menyelidiki dua tengkorak manusia yang ditemukan di Gedung bank Mega Jalan Pintu Besar Utara No. 31 - 33 Jakarta Barat. Tengkorak dari dua jasad manusia itu ditemukan saat pemakai gedung hendak menggali septictank baru.
Pada Minggu (12/12/2010) sekira pukul 13:00 WIB, dua penggali tanah, Iso, 40 tahun, dan Jana, 32 tahun, yang hendak membuat septictank baru, ketika sedang menggali sedalam 130 cm, cangkul yang digunakan mengenai benda keras. Kemudian kedua saksi memeriksa benda tersebut dan setelah diangkat ternyata dua tengkorak manusia. Satu tengkorak dalam keadaan utuh dan yang satu lagi sudah tidak utuh.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Taman Sari. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi korban. Untuk keperluan penyelidikan, tengkorak tersebut selanjutnya dikirim ke RSCM.
Hingga kini petugas Polsek Metro Taman Sari masih melakukan penyelidikan apakah tengkorak tersebut adalah Jenazah yang sengaja dikubur atau korban pembunuhan Read More..
Pada Minggu (12/12/2010) sekira pukul 13:00 WIB, dua penggali tanah, Iso, 40 tahun, dan Jana, 32 tahun, yang hendak membuat septictank baru, ketika sedang menggali sedalam 130 cm, cangkul yang digunakan mengenai benda keras. Kemudian kedua saksi memeriksa benda tersebut dan setelah diangkat ternyata dua tengkorak manusia. Satu tengkorak dalam keadaan utuh dan yang satu lagi sudah tidak utuh.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Taman Sari. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi korban. Untuk keperluan penyelidikan, tengkorak tersebut selanjutnya dikirim ke RSCM.
Hingga kini petugas Polsek Metro Taman Sari masih melakukan penyelidikan apakah tengkorak tersebut adalah Jenazah yang sengaja dikubur atau korban pembunuhan Read More..
Penemuan Mayat di Apartemen Mediterania
Seorang lelaki ditemukan meninggal dunia di Apartemen Mediterania Garden 2 Tower Kenanga lantai 19-KG, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (10/12/2010) sekira pukul 16:00 WIB.
Wahid Iskandar, 49 tahun, ditemukan petugas apartemen, sudah meninggal dunia di lantai ruang tamu dengan kondisi sudah menghitam, diperkirakan sudah meninggal dunia tiga hari yang lalu.
Awalnya, petugas apartemen, Dede Syahrial, yang sedang membersihkan apartemen mencium bau busuk dari kamar korban. Dede kemudian meminta kepada rekannya, Angga Setiawan, untuk membongkar pintu apartemen. Setelah dibongkar, alangkah kagetnya, mereka mendapati korban tergeletak sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Tanjung Duren, yang selanjutnya melakukan oleh tempat kejadian perkara. Petugas tidak menemukan bekas-bekas tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit. Dari kondisi jenazah yang sudah menghitam dan mengeluarkan bau busuk, petugas menduga korban telah tewas sekira tiga hari yang lalu. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSCM guna dilakukan otopsi Read More..
Wahid Iskandar, 49 tahun, ditemukan petugas apartemen, sudah meninggal dunia di lantai ruang tamu dengan kondisi sudah menghitam, diperkirakan sudah meninggal dunia tiga hari yang lalu.
Awalnya, petugas apartemen, Dede Syahrial, yang sedang membersihkan apartemen mencium bau busuk dari kamar korban. Dede kemudian meminta kepada rekannya, Angga Setiawan, untuk membongkar pintu apartemen. Setelah dibongkar, alangkah kagetnya, mereka mendapati korban tergeletak sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Tanjung Duren, yang selanjutnya melakukan oleh tempat kejadian perkara. Petugas tidak menemukan bekas-bekas tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit. Dari kondisi jenazah yang sudah menghitam dan mengeluarkan bau busuk, petugas menduga korban telah tewas sekira tiga hari yang lalu. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSCM guna dilakukan otopsi Read More..
Korsleting Listrik Habiskan 4 Rumah di Tambora
Sebanyak empat rumah di RT 010 RW 02 Kel.Duri Utara, Kec.Tambora, Jakarta Barat ludes terbakar, Jumat (26/11/2010) dinihari. Diduga, api berasal dari korsleting listrik di rumah yang merangkap industri garmen.
Peristiwa yang terjadi sekira pkul 01:30 WIB ini sempat membuat panik warga. Pasalnya, lokasi kebakaran berada di pemukiman padat. Warga khawatir api bisa merambat, hingga mereka bahu-membahu memadamkan kobaran api sebelum petugas tiba.
Api baru berhasil dikuasai setelah 23 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memadamkan api.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, asal api diperkirakan dari rumah seorang warga bernama Nuri yang mempunyai usaha garmen di lantai dua rumahnya.
Untuk sementara, warga yang kehilangan rumah diungsikan di kantor sekretariat RW 02 yang terletak 20 meter dari lokasi. Kasusnya ditangani petugas Polsek Metro Tambora.
Read More..
Peristiwa yang terjadi sekira pkul 01:30 WIB ini sempat membuat panik warga. Pasalnya, lokasi kebakaran berada di pemukiman padat. Warga khawatir api bisa merambat, hingga mereka bahu-membahu memadamkan kobaran api sebelum petugas tiba.
Api baru berhasil dikuasai setelah 23 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memadamkan api.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, asal api diperkirakan dari rumah seorang warga bernama Nuri yang mempunyai usaha garmen di lantai dua rumahnya.
Untuk sementara, warga yang kehilangan rumah diungsikan di kantor sekretariat RW 02 yang terletak 20 meter dari lokasi. Kasusnya ditangani petugas Polsek Metro Tambora.
Read More..
Polres Metro Jakarta Barat Sita Ratusan Kg Ayam Berformalin
Petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengagalkan pendistribusian ratusan kilogram daging dan usus ayam berformalin siap edar di Pasar Tambora, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2010) sore. Petugas menyita barang bukti daging dan usus ayam sebanyak 500 kg dari dua pelakunya.
Kedua pelaku, Pur dan Lat, ditangkap saat hendak membawa daging tersebut ke Pasar Tambora, Jakarta Barat dengan menggunakan mobil bak B 9346 IC.
Kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan daging ayam dari berbagai lokasi pemotongan ayam dan meracik serta mengolahnya dengan formalin. Kedua pelaku telah menjalankan aksinya selama tiga tahun.
Untuk keperluan penyidikan, petugas membawa kedua pelaku dan abrang bukti, untuk menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat. Pelaku dijerat dengan Pasar 55 Ayat 1 Huruf b/c Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 tentang pangan dengan ancaman penjara lima tahun atau denda sebesar Rp. 600 juta Read More..
Kedua pelaku, Pur dan Lat, ditangkap saat hendak membawa daging tersebut ke Pasar Tambora, Jakarta Barat dengan menggunakan mobil bak B 9346 IC.
Kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan daging ayam dari berbagai lokasi pemotongan ayam dan meracik serta mengolahnya dengan formalin. Kedua pelaku telah menjalankan aksinya selama tiga tahun.
Untuk keperluan penyidikan, petugas membawa kedua pelaku dan abrang bukti, untuk menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat. Pelaku dijerat dengan Pasar 55 Ayat 1 Huruf b/c Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 tentang pangan dengan ancaman penjara lima tahun atau denda sebesar Rp. 600 juta Read More..
40.000 Ribu Keping DVD porno Disita Polres Metro Jakarta Barat
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menyita 40.000 keping DVD porno di kawasan jalan Gajah Mada, Tamansari dan di bawah jembatan Harco Glodok, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2010) kemarin.
Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan dua tersangka yakni PRM dan HR. Dari tangan HR disita 66 DVD porno serta 40.000 keping DVD di salah satu gudang di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Yazid Fanani, penyitaan DVD porno ini, berawal saat petugas berhasil mengamankan dua pelaku berinisial PRM dan HR, yang kedapatan memiliki puluhan keping DVD porno.
Kedua pelaku kemudian menunjukkan gudang penyimpanan yang berisi puluhan ribu DVD lainnya.
Menurut penuturan PRM, barang berupa DVD porno diambil dari gudang di Jalan Gajah Mada, dan kemudian dijual di sekitar Glodok. "Harganya bervariasi dari 5.000 hingga 12.000. Tergantung bintang film yang memerankan adegan porno tersebut," katanya.
Kedua pelaku mengaku dapat keuntungan hingga satu juta setiap bulan dengan bisnis penggandaan video porno. Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dikenai pasal 282 KUHP dan pasal 80 UU RI No. 33 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas satu tahun
Read More..
Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan dua tersangka yakni PRM dan HR. Dari tangan HR disita 66 DVD porno serta 40.000 keping DVD di salah satu gudang di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Yazid Fanani, penyitaan DVD porno ini, berawal saat petugas berhasil mengamankan dua pelaku berinisial PRM dan HR, yang kedapatan memiliki puluhan keping DVD porno.
Kedua pelaku kemudian menunjukkan gudang penyimpanan yang berisi puluhan ribu DVD lainnya.
Menurut penuturan PRM, barang berupa DVD porno diambil dari gudang di Jalan Gajah Mada, dan kemudian dijual di sekitar Glodok. "Harganya bervariasi dari 5.000 hingga 12.000. Tergantung bintang film yang memerankan adegan porno tersebut," katanya.
Kedua pelaku mengaku dapat keuntungan hingga satu juta setiap bulan dengan bisnis penggandaan video porno. Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dikenai pasal 282 KUHP dan pasal 80 UU RI No. 33 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas satu tahun
Read More..
Curanmor "Kelompok Indramayu" diringkus Polres Metro Jakarta Barat
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk kawanan pencuri mobil yang dikenal sebagai "kelompok Indramayu". Kelompok ini ditangkap ketika sedang beraksi di tempat parkir di Jl. Dr. Muardi IV, Grogol, Jakarta Barat.
"Empat pelaku ditangkap saat sedang melakukan askinya. Keempat pelaku tersebut berinisial TY, 25 tahun, SK, 33 tahun, SC, 31 tahun dan AS, 38 tahun, semuanya berasal dari daerah Indramayu, Jawa Barat," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Yazid Fanani, Rabu (24/11/2010).
Selain para pelaku pencuri mobil tersebut, petugas juga menangkap satu perantara berinisial DN dan dua penadah. Namun, penadah tersebut akhirnya dibebaskan karena tidak mengetahui bila mobil yang hendak dibeli ternyata barang curian. "Kita masih mengejar satu orang bernama Robert yang berperan sebagai perantara," kata Yazid.
"Ini jaringan pencuri kelompok lama. kita lihat, mereka telah mengambil 10 unit berbagai jenis mobil. Sebagian besar mobil dicuri di tempat parkir. Kita mendapat informasi, setelah berhasil dicuri mobil tersebut dijual kembali di wilayah Jakarta dan luar Pulau Jawa," papar Kapolres.
Kapolres menambahkan, “Kelompok ini dalam mencuri mobil sangat cepat, estimasinya 10 menit bahkan kurang dari itu. Sementara untuk STNK dan BPKB palsu masih dikembangkan penyelidikan, sulit dibedakan dengan yang asli kalau dilihat pakai mata telanjang," tukasnya.
Petugas menyita satu tas peralatan untuk mencuri mobil yang berisi kunci letter T, bor besi dan obeng. Selain itu, petugas juga menyita lima buah STNK palsu. Sementara, 10 mobil hasil kejahatan, yakni mobil berjenis Mitshubisi, dua buah Toyota Avanza, Toyota Kijang Super, Suzuki Futura, dua unit Avanza, Land Cruiser, Inova dan Krista Silver juga diamankan.
Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat dengan hukumannya diatas lima tahun penjara Read More..
"Empat pelaku ditangkap saat sedang melakukan askinya. Keempat pelaku tersebut berinisial TY, 25 tahun, SK, 33 tahun, SC, 31 tahun dan AS, 38 tahun, semuanya berasal dari daerah Indramayu, Jawa Barat," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Yazid Fanani, Rabu (24/11/2010).
Selain para pelaku pencuri mobil tersebut, petugas juga menangkap satu perantara berinisial DN dan dua penadah. Namun, penadah tersebut akhirnya dibebaskan karena tidak mengetahui bila mobil yang hendak dibeli ternyata barang curian. "Kita masih mengejar satu orang bernama Robert yang berperan sebagai perantara," kata Yazid.
"Ini jaringan pencuri kelompok lama. kita lihat, mereka telah mengambil 10 unit berbagai jenis mobil. Sebagian besar mobil dicuri di tempat parkir. Kita mendapat informasi, setelah berhasil dicuri mobil tersebut dijual kembali di wilayah Jakarta dan luar Pulau Jawa," papar Kapolres.
Kapolres menambahkan, “Kelompok ini dalam mencuri mobil sangat cepat, estimasinya 10 menit bahkan kurang dari itu. Sementara untuk STNK dan BPKB palsu masih dikembangkan penyelidikan, sulit dibedakan dengan yang asli kalau dilihat pakai mata telanjang," tukasnya.
Petugas menyita satu tas peralatan untuk mencuri mobil yang berisi kunci letter T, bor besi dan obeng. Selain itu, petugas juga menyita lima buah STNK palsu. Sementara, 10 mobil hasil kejahatan, yakni mobil berjenis Mitshubisi, dua buah Toyota Avanza, Toyota Kijang Super, Suzuki Futura, dua unit Avanza, Land Cruiser, Inova dan Krista Silver juga diamankan.
Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat dengan hukumannya diatas lima tahun penjara Read More..
2 Mobil Rusak berat akibat tertimpa Pohon Tumbang
Pohon tumbang menimpang dua kendaraan di depan Lapangan Bola, Jalan Panjang, Jakarta Barat, Sabtu siang pukul 12.20 WIB. Akibatnya arus lalu lintas mulai Lampu Merah Relasi macet dari arah Srengseng hingga Jalan Panjang.
Pohon tumbang tersebut menimpa truk dan Mercy yang sedang melintas di lokasi," ujar Ipda Tarmin, petugas operator TMC Dit lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (20/11/2010).
Akibat tertimpa pohon ini, kondisi truk dan Mercy mengalami kerusakan. Untuk truk bernopol B 9822 RU tertimpa di bagian kepala mobil, sedangkan Mercy bernopol B 369 BS tertimpa seluruhnya hingga kondisinya ringsek.
Petugas masih mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Akibat arus lalu lintas macet, polisi terpaksa mengalihkannya melalui Jalan Perjuangan dan jalan Arjuna. Dari arah sebaliknya tidak ada pengalihan namun tetap macet karena banyak pengendara memperlambat laju mobilnya karena ingin menonton. Read More..
Pohon tumbang tersebut menimpa truk dan Mercy yang sedang melintas di lokasi," ujar Ipda Tarmin, petugas operator TMC Dit lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (20/11/2010).
Akibat tertimpa pohon ini, kondisi truk dan Mercy mengalami kerusakan. Untuk truk bernopol B 9822 RU tertimpa di bagian kepala mobil, sedangkan Mercy bernopol B 369 BS tertimpa seluruhnya hingga kondisinya ringsek.
Petugas masih mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Akibat arus lalu lintas macet, polisi terpaksa mengalihkannya melalui Jalan Perjuangan dan jalan Arjuna. Dari arah sebaliknya tidak ada pengalihan namun tetap macet karena banyak pengendara memperlambat laju mobilnya karena ingin menonton. Read More..
Pembunuh Siswa SMK dibekuk Polsek Tambora
Pembunuh siswa SMK saat ada tawuran antarwarga beberapa hari lalu di Jalan KH. Muh. Mansyur RT. 007/009 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, dibekuk anggota Buser Polsek Metro Tambora di rumah neneknya di Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (17/11/2010).
Tersangka Ahmad Komari, 19 tahun, mengaku menghabisi Andre Mega Buana, 18 tahun, menggunakan klewang milik temannya. Komari, setelah membabat Andre hingga tewas lalu kabur ke Bekasi sebelum kemudian dibekuk polisi di tempat persembunyiannya yang terakhir di Haurgeulis, Indramayu.
Pengakuan tersangka kepada petugas, Dia membacok korban karena upaya membela diri. Sebelumnya, korban terlebih dahulu membacok sikut tangan kanannya, kemudian dibalas dengan membacok punggung korban.
Kapolsek Metro Tambora, Kompol Hery Dian Dwiharto SIK MPP, menyatakan tersangka adalah pelaku tunggal. “Setelah perkaranya selesai diberkas segera kami ajukan ke penuntut umum,” ujarnya Read More..
Tersangka Ahmad Komari, 19 tahun, mengaku menghabisi Andre Mega Buana, 18 tahun, menggunakan klewang milik temannya. Komari, setelah membabat Andre hingga tewas lalu kabur ke Bekasi sebelum kemudian dibekuk polisi di tempat persembunyiannya yang terakhir di Haurgeulis, Indramayu.
Pengakuan tersangka kepada petugas, Dia membacok korban karena upaya membela diri. Sebelumnya, korban terlebih dahulu membacok sikut tangan kanannya, kemudian dibalas dengan membacok punggung korban.
Kapolsek Metro Tambora, Kompol Hery Dian Dwiharto SIK MPP, menyatakan tersangka adalah pelaku tunggal. “Setelah perkaranya selesai diberkas segera kami ajukan ke penuntut umum,” ujarnya Read More..
Seorang Wanita Paruh Baya Gantung Diri
Diduga stres akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, seorang wanita mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Anggraeni Darman, 46 tahun gantung diri di rumahnya di jalan Duri Permai 2/28 Rt. 13/07 Duri Kepa, Kebon Jeruk, jakarta Barat pada Jumat (26/11/2010) pukul 13:00 WIB.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Madun, 60 tahun, Hansip lingkungan setempat, yang mendapati korban sudah tergantung di pintu rumahnya dengan menggunakan tali plastik warna biru. Saat ditemukan korban mengenakan baju kaos merah dan celana pendek kembang-kembang.
Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk yang datang ke TKP tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, penyebab korban gantung diri diduga akibat stres karena penyakit yang dideritanya sejak lama tidak kunjung sembuh. Namun, untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum et Refertum. Read More..
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Madun, 60 tahun, Hansip lingkungan setempat, yang mendapati korban sudah tergantung di pintu rumahnya dengan menggunakan tali plastik warna biru. Saat ditemukan korban mengenakan baju kaos merah dan celana pendek kembang-kembang.
Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk yang datang ke TKP tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, penyebab korban gantung diri diduga akibat stres karena penyakit yang dideritanya sejak lama tidak kunjung sembuh. Namun, untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum et Refertum. Read More..
Tabung Gas 3Kg Meledak
Empat orang luka bakar akibat sambaran api dari tabung gas yang bocor. Satu orang dilarikan ke RS. Tarakan karena luka bakar serius dan tiga orang lainnya dirawat di Klinik terdekat.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Dakri, 45 tahun, di Jalan Kali Anyar VIII Rt. 09/06 No. 18 Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (27/11/2010) sekira pukul 21:35 WIB.
Saat itu, keluarga Dakri hendak memasak namun tercium bau gas yang menyengat. Takut gas meladak, tabung gas 3 kg itu langsung dibawa ke teras depan rumah. Namun nahas, ketika tabung gas dipindahkan, di teras rumah terdapat kompor minyak yang sedang menyala. Api dari kompor minyak itu pun langsung menyambar gas yang bocor.
Semburan api dari tabung gas mengenai empat orang yang ada di teras rumah. Korban luka bakar yaitu Aris, 24 tahun, Sunarto, 36 tahun, Jaroh, 36 tahun, dan Sadiman, 41 tahun. Keempat korban mengalami luka bakar pada kaki, tangan dan wajah yang selanjutnya dilarikan ke klinik terdekat, Klinik Anggrek.
Korban Sunarto, karena mengalami luka yang cukup serius, selanjutnya dirujuk ke RS. Tarakan.
Kini kasus tersebut ditangani Polsek Metro Tambora. Read More..
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Dakri, 45 tahun, di Jalan Kali Anyar VIII Rt. 09/06 No. 18 Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (27/11/2010) sekira pukul 21:35 WIB.
Saat itu, keluarga Dakri hendak memasak namun tercium bau gas yang menyengat. Takut gas meladak, tabung gas 3 kg itu langsung dibawa ke teras depan rumah. Namun nahas, ketika tabung gas dipindahkan, di teras rumah terdapat kompor minyak yang sedang menyala. Api dari kompor minyak itu pun langsung menyambar gas yang bocor.
Semburan api dari tabung gas mengenai empat orang yang ada di teras rumah. Korban luka bakar yaitu Aris, 24 tahun, Sunarto, 36 tahun, Jaroh, 36 tahun, dan Sadiman, 41 tahun. Keempat korban mengalami luka bakar pada kaki, tangan dan wajah yang selanjutnya dilarikan ke klinik terdekat, Klinik Anggrek.
Korban Sunarto, karena mengalami luka yang cukup serius, selanjutnya dirujuk ke RS. Tarakan.
Kini kasus tersebut ditangani Polsek Metro Tambora. Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)
